Wali Kota Solo Respati Ardi Sebut PR Kemiskinan dalam Pidato Perdana

RUMAHJURNALIS.COM – Respati Ardi menyampaikan pidato perdananya di Gedung DPRD Solo pada Jumat (21/2/2025) siang, setelah sehari sebelumnya dilantik sebagai Wali Kota Solo oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sebelum menyampaikan pidato perdana, Respati dan Wali Kota sebelumnya,Teguh Prakosa, mengikuti serah terima jabatan Wali Kota Solo di Bale Tawangarum, Komplek Balai Kota Solo pada Jumat pagi.
Dalam pidatonya, Wali Kota Respati Ardi menegaskan komitmennya untuk meneruskan dan memperkuat warisan kepemimpinan sebelumnya, termasuk pembangunan infrastruktur dan program kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota, pusat, dan pihak eksternal dalam merealisasikan Asta Cita Surakarta, delapan program prioritas daerah.
"Salah satu fokus utama kepemimpinan adalah pengentasan kemiskinan, yang saat ini berada pada angka 8,31 persen di Kota Solo. Untuk itu, berbagai langkah strategis akan diambil, seperti penguatan UMKM, pengembangan Solo sebagai destinasi MICE, serta peningkatan peluang kerja melalui program Rumah Siap Kerja dan UMKM Center," tegasnya dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Solo, Jumat (21/2/2025).
Respati Ardi juga menyoroti kebijakan efisiensi belanja yang tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto.
"Efisiensi ini bukan sekadar pemangkasan anggaran, tetapi pengalokasian yang lebih tepat demi pelayanan publik yang optimal dan bantuan sosial yang tepat sasaran," tandasnya.
Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, Respati Ardi berencana melakukan anjangsana ke berbagai kelurahan di Solo untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Ia juga bertekad menjadikan Solo sebagai Kota Kreatif Dunia yang ramah bagi anak muda, serta memperkuat Smart City melalui sistem pengawasan kota untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan.
Sebagai kota yang terus berkembang, Respati Ardi dan Astrid Widayani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan Solo.
“Mari kita langgengkan Solo sebagai kota layak anak, ramah lansia, inklusif bagi penyandang disabilitas, serta tetap menjadi kota toleran yang menyejukkan,” pungkasnya. (Nana Riyadi)
Editor : Yudhi Hartomo