Solo Keroncong Festival 2024 : Bertabur Musisi Tenar, Melintasi Genre dan Generasi

BEDA GENRE SATU PANGGUNG : Sruti Respati tampil bareng Panji Sakti dan Indro Hardjodikoro pada puncak pentas SKF 2024.(Foto : Yudhi Hartomo/rumahjurnalis)

SOLO – Kolaborasi apik Sruti Respati, Indro Hardjodikoro dan Panji Sakti diiringi Keroncongisasi menegaskan bahwa Solo Keroncong Festival 2024 adalah pertunjukan yang menembus sekat genre musik sekaligus batas generasi. Ketiga bintang dari genre dan generasi penggemar yang berbeda ini disatukan oleh Bengawan Solo karya Gesang di panggung utama pamedan Pura Mangkunegaran pada Sabtu malam, 20 Juli 2024. 

Para pengunjung Solo Keroncong Festival 2024 memang telah menantikan penampilan musisi cantik Sruti Respati bahkan sejak hari pertama. Penampilan pertama Sruti bareng Mlenuk Voice langsung menghipnotis penonton. Berlanjut saat ia berduet dengan petikan bass Indro Hardjodikoro, dan membuat penonton semakin antusias saat ia memanggil Panji Sakti untuk bergabung menyuguhkan karya legendaris maestro keroncong Gesang.

Sebelum Sruti tampil, grup vokal asal Yogyakarta Mlenuk Voice juga telah sukses mengajak penonton berdendang dengan Jangkrik Genggong yang diaransemen bertempo sangat ceria. Sebagaimana pembawaan kebanyakan seniman Jogja, kata pembuka mereka saat pertama memasuki panggung pun sudah mengundang gelak tawa.

JENAKA : Grup vokal Mlenuk Voice saat tampil membawakan lagu yang dipopulerkan Waldjinah yakni Jangkrik Genggong.(Foto : Yudhi Hartomo/rumahjurnalis)

"Lhoh..lhoh..lhoh, kok rame men. Akeh banget sing nonton. Aku dadi dredheg (deg-degan) piye ki, panggunge rasane hoyag-hayig (bergerak/bergoyang tidak stabil)," ucap salah satu personelnya saat berbaris masuk panggung. Sambil tergelak, pandangan penonton langsung terarah pada beberapa anggota grup yang berbadan subur. Sebuah lawakan khas masyarakat Jawa.

Setelah diselingi penampilan Panji Sakti dan OK. Puspa Jelita pimpinan Lilik Shaggydog feat Heruwa, penonton cukup surprise saat Sruti kembali tampil. Seniman kebanggaan Solo ini bergabung dengan "Shaggydog Hybrid"- begitu Heruwa menyebutnya, ketika lagu Sayidan versi keroncong sedang dinyanyikan bersama-sama oleh penonton.

Solo Keroncong Festival 2024 hari terakhir benar-benar bertabur musisi berkelas. Mulai dari maestro Waldjinah yang berduet dengan sang cucu Clavinova Devi, Peni Candrarini, Bambang Herry and Friends, Nobat Kota Singa dari Singapura juga Olah Gubang dari Kutai Kartanegara, OK.Gambir Merdeka dari Jakarta dan Keroncong Side of X dari Trenggalek.(Yudhi Hartomo)