Ndayu Park Sragen Referensi Mengisi Syawalan

RUMAHJURNALIS.COM - Bingung mengisi waktu libur syawalan bersama keluarga, Ndayu Park di Karangmalang Sragen bisa jadi salah satu alternatif pilihan. Taman edukasi dan wisata keluarga ini telah menyiapkan hiburan Orkes Melayu (OM) Bege Musik pada Minggu (6/4/2025).
Pengelola sekaligus marketing Ndayu Park Sragen, Krestiyanto Dwi Nugroho Sabtu (5/4/2025) mengatakan, pada libur Syawalan nanti, pengunjung bisa datang dengan membayar tiket masuk hanya Rp 20.000 free parkir. Selain menikmati all artis dari Bege Musik, pengunjung juga berkesempatan meraih doorprize yang telah disiapkan. "Kami ingin memanjakan pengunjung dengan menyiapkan banyak doorprize," ujarnya.
Selain berbagai hiburan tersebut, ujar Kris, pengunjung juga bisa menikmati berbagai wahana tambahan di Ndayu Park. Di antaranya kolam renang, minizoo, bebek apung, sepeda gantung, becak mini dan sepeda listik. "Ada banyak wahana yang kami siapkan khusus menyambut libur syawalan," jelasnya.
Menurut Kris, selama ini Ndayu Park Sragen memang dikenal dengan wisata outbond. Bahkan jumlah pengunjung wisata outbond juga terus bertambah. Berdasarkan catatan, setiap bulan tercatat rata-rata kunjungan wisata outbond berkisar antara 30 sampai 40 rombongan. Jika dirata-rata setiap hari minimal satu hingga dua rombongan bus yang berkunjung untuk outbond. "Rata-rata satu sekolah minimal 50 orang. Biasanya 25 siwa dan 25 orangtua. Tapi kadang ada sekolah seperti MI, rombongannya bisa lebih dari 100 orang anak ditambah guru," tambahnya.
Krestiyanto menjelaskan keunggulan paket wisata outbond di Ndayu Park adalah harga yang terjangkau dan lengkap. Wahana outbond yang tersedia meliputi outbond industri kecil, pertanian, peternakan, membuat roti, membatik, gerabah hingga yang terbaru sanggar budaya. "Untuk paket lengkap harganya sangat terjangkau dan semua sudah ada di sini. Pingin nari, wayang, membuat roti, membatik, gerabah, beternak, memerah susu, semua lengkap. Jadi tidak perlu pindah-pindah tempat semua sudah mencakup. Ini yang membuat pengunjung senang di sini,” tandasnya.
Ditambahkan, selama ini paket wisata outbond di Ndayu Park banyak menjadi primadona dari sekolah luar kota. Pelanggan wisata outbond sebagian besar adalah sekolah-sekolah di Solo, Ngawi, Karanganyar, Sukoharjo, Madiun hingga Purwodadi. "Mulai dari Playgroup, TK, SD, SMP dan MTs yang outbond ke sini. Kita sengaja mematok paket terjangkau karena sesuai tagline Ndayu Park sebagai Taman Edukasi,” tambahnya.
Dirut PT Ndayu Alam Asri atau Ndayu Park, Sragen, Untung Wiyono menambahkan, untuk wisata outbond yang pas untuk pelajar. Apalagi ada tambahan wahana baru berupa sanggar budaya. Berlokasi di bangunan joglo sebelah utara, sanggar budaya itu dilengkapi karawitan, wayang kulit dan arena tari. "Sanggar budaya ini untuk belajar bagi generasi muda. Sanggar juga untuk melestarikan seni budaya Jawa yang adi luhung. Sehingga anak-anak dan masyarakat yang ingin latihan, ingin belajar wayang, tari dan karawitan, bisa memanfaatkan," ujar Untung. (Raffi Arkana)