Grebeg Suro Tawangmangu Digelar Sederhana, Utamakan Tasyakuran dan Doa Bersama

KARANGANYAR - Suasana berbeda terlihat di Kawasan Wisata Balekambang, Tawangmangu, Karanganyar, Rabu, 24 Juli 2024. Ratusan warga memenuhi Taman Balekambang menghadiri Grebeg Suro dengan tema Tasyakuran dan Doa Bersama oleh Paguyuban Pedagang dan Andong yang ada di Kecamatan Tawangmangu.
Grebeg Suro diisi dengan berbagai acara pentas seni budaya yakni pertunjukan seni pencak silat, aksi reog Turonggo Karyo serta pembacaan puisi dari 4 perwakilan yakni birokrasi pemerintahan yang diwakili oleh Danang Abimanyu, Ketua Paguyuban Pedagang dan Andong Tawangmangu Sri Maryadi, Ketua Paguyuban Turonggo Karyo, Sumarjo serta perwakilan dari Putra Putri Bumi Lawu Almira Lintang Hapsari. Puisi yang mereka bawakan berjudul "Senandung Lirih Sang Dwi Warna".
"Alhamdulillah acara berjalan sesuai rencana. Ada sekitar 750 Paguyuban Pedagang dan Andong, jika dengan tamu undangan sekitar seribu lebih hadir di acara Grebeg Suro ini," ujar Sri Maryadi.
Acara Grebeg Suro menurut Sri Maryadi diadakan setiap tahun. Namun kali ini lebih sederhana yakni hanya melibatkan para pedagang dan pengemudi andong.
"Biasanya kami undang dan libatkan semua, namun karena situasi dan kondisi acaranya jadi lebih sederhana. Yang utama rasa syukur kami," kata Sri Maryadi lagi.
Acara Grebeg Suro dihadiri oleh Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi, Caleg Terpilih DPR RI 2024-2029 dan mantan Bupati Karanganyar 2 periode Juliyatmono serta tamu undangan dari Muspika Tawangmangu. Acara dibuka dengan pemukulan gong oleh Timotius dan pemotongan tumpeng.
Juliyatmono sendiri selalu hadir di setiap acara Grebeg Suro untuk ikut nguri-uri budaya tradisi. Termasuk tahun ini, yang sekaligus menjadi ungkapan rasa syukurnya sebagai Caleg Terpilih DPR RI atas kepercayaan masyarakat Tawangmangu.(Anwar Mustafa)