Festival Payung Indonesia 2024 Menggandeng Keindahan Wastra Nusantara

PAYUNG DAN WASTRA : Direktur FESPIN Heru Prasetya saat memberikan penjelasan tentang berbagai pertunjukan seni dalam festival tahun ini kepada awak media.(Yudhi Hartomo/rumahjurnalis)


SOLO - Festival Payung Indonesia (FESPIN) 2024 akan kembali menyapa para pecinta seni tradisi pada Jumat-Minggu (6-9/9/2024) di Taman Balekambang Solo.

Festival yang sudah memasuki gelaran ke XI ini akan menampilkan perpaduan keindahan wastra nusantara dengan payung tradisi dalam tajuk Catra Wastra.

Direktur FESPIN Heru Prasetya menyampaikan bahwa akan ada 87 pentas seni pertunjukan berupa musik, tari dan fashion yang ditampilkan oleh para seniman dan delegasi dari 34 kabupaten/kota se-Indonesia. Pertunjukan akan dipusatkan di Panggung Partini dan Amphitheater Taman Balekambang.

Pada pembukaan festival pada hari Jumat sore, panitia telah menyiapkan pertunjukan menarik berupa Parade Payung Nusantara yang akan menyusuri rute di area Taman Balekambang. Dalam parade tersebut, delegasi Sankamphaeng Culture Center dari Thailand akan bergabung menampilkan fashion show.

PAYUNG DAN WASTRA : Direktur FESPIN Heru Prasetya dan sejumlah narasumber saat memberikan penjelasan tentang tema dan pertunjukan dalam festival tahun ini kepada awak media.(Yudhi Hartomo/rumahjurnalis)

Sementara dalam salah satu pertunjukan seni di seremoni pembukaan, Heru menjanjikan penampilan istimewa.

"Ini mungkin baru pertama kali dimana suatu pertunjukan tari dan wastra, menggunakan wastra yang semuanya berwarna hitam,"ujarnya dalam konferensi pers di amphitheater Balekambang, Rabu sore (4/9/2024).

Selain seni pertunjukan, festival payung juga menyajikan pameran berbagai payung tradisi, workshop, pameran beragam craft, pameran fotografi esai foto Payung Juwiring serta pasar kuliner tradisional.(Yudhi Hartomo)