Aftershine Siap Tampil di Hari Jadi Sragen dalam Konser Musik Pusparona Fest
RUMAHJURNALIS.COM - Menyambut Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen yang diperingati pada 27 Mei, konser musik Pusparona Fest 2026 bakal digelar di Lapangan SBI Gemolong. Konser musik inisiasi dari CV Merona Jaya Abadi (MJA) rencananya bakal digelar Sabtu (16/5) mendatang.
Penanggung Jawab Kegiatan, Heni Listyowati kepada wartawan Rabu (6/5/2026) mengungkapkan, Pusparona Fest dirancang untuk menyatukan dua sisi kesenian, yakni tradisional dan modern. Acara akan dimulai pukul 14.00 WIB dengan penampilan sendratari yang melibatkan enam sanggar tari lokal.
"Kami ingin menonjolkan potensi seni di wilayah Sragen Barat. Salah satunya melalui penampilan dari Sanggar Tari Puspa Rona Warna asal Saren, Kalijambe bersama lima sanggar tari lainnya," kata Heni.
Acara hiburan musik ini menghadirkan deretan artis populer seperti Aftershine, Evan Loss, Panama musik, Shinta Gisul, Sadewo, hingga DJ Oh My Drop dijadwalkan akan memanjakan telinga para pengunjung.
Meski menjadi bagian dari rangkaian hari jadi kabupaten, Heni menegaskan bahwa Pusparona Fest merupakan event mandiri dari CV Merona Jaya Abadi. Total anggaran yang digelontorkan untuk proyek prestisius ini mencapai lebih dari Rp 1 miliar.
"Ini murni dari kami pribadi, tidak ada anggaran dari pemerintah. Kami memang mendedikasikan ini khusus dari Pusparona untuk Hari Jadi Sragen," kata owner CV MJA tersebut.
Untuk menjaga kenyamanan dan kualitas acara, pihak penyelenggara menerapkan sistem tiket masuk dengan harga yang sangat terjangkau. "Ada tiketing sebesar Rp 40.000. Ini lebih untuk membantu operasional kami saja. Tiket bisa didapatkan baik secara online maupun offline," tambahnya.
Target penonton pada perhelatan ini dipatok mencapai lebih dari 5.000 hingga 7.000 orang, mengingat basis penggemar artis pengisi acara yang cukup besar di wilayah Soloraya. Namun, di balik angka tersebut, ada misi besar yang ingin disampaikan oleh Heni.
"Harapan kami, Sragen Barat lebih dikenal masyarakat luas. Di sini, di Gemolong, Kalijambe, dan sekitarnya, banyak potensi seni seperti sanggar tari yang terkadang kurang 'tercium'. Kami ingin menunjukkan bahwa putra daerah Sragen Barat itu ada dan punya potensi besar," tambahnya.
Dengan perpaduan apik antara kearifan lokal dan hiburan populer, Pusparona Fest 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga momentum kebangkitan identitas budaya bagi warga Sragen Barat. (Raffi Arkana)